Trifting atau membeli pakaian bekas di toko barang bekas adalah cara yang cerdas dan ramah lingkungan untuk memperbarui koleksi pakaianmu tanpa menguras kantong. Selain itu, thrifting juga memberi kamu kesempatan raja zeus untuk menemukan barang-barang unik yang tidak bisa ditemukan di toko biasa. Namun, memilih pakaian thrifting memerlukan ketelitian agar mendapatkan barang yang berkualitas. Berikut adalah beberapa tips untuk memilih pakaian thrifting yang tepat dan tetap stylish!
1. Pahami Ukuran dan Potongan Pakaian
Salah satu tantangan utama dalam thrifting adalah menemukan pakaian yang sesuai dengan ukuran dan bentuk tubuhmu. Karena pakaian bekas mungkin sudah dipakai atau dicuci, penting untuk memeriksa ukuran dengan teliti.
-
Periksa Label Ukuran: Sebelum membeli, pastikan untuk memeriksa label ukuran yang tertera pada pakaian. Namun, perlu diingat bahwa ukuran setiap merek bisa berbeda-beda, jadi cobalah pakaian tersebut jika memungkinkan.
-
Perhatikan Potongan dan Model: Pilih pakaian yang sesuai dengan bentuk tubuhmu. Misalnya, jika kamu mencari pakaian dengan potongan ramping, pastikan untuk memeriksa potongan celana atau rok agar sesuai dengan keinginanmu.
2. Cek Kondisi Pakaian
Pakaian bekas tentunya memiliki tanda-tanda pemakaian, tetapi pastikan untuk memeriksa kondisi fisik pakaian tersebut agar tidak membeli barang yang rusak atau tidak layak pakai.
-
Periksa Kualitas Jahitan: Cek jahitan di sekitar kancing, kerah, dan bagian lainnya. Pastikan tidak ada jahitan yang longgar atau rusak. Jika ada, pastikan itu mudah diperbaiki.
-
Periksa Kerusakan atau Noda: Periksa pakaian dengan teliti untuk noda, lubang, atau robekan yang tidak bisa diperbaiki. Jika ada noda yang susah dihilangkan atau kerusakan yang signifikan, sebaiknya tinggalkan pakaian tersebut.
-
Periksa Bau: Pakaian bekas mungkin memiliki bau yang tidak sedap. Pastikan untuk mencium dan memastikan pakaian tersebut bisa dicuci dan tidak ada bau yang menetap.
3. Cek Bahan dan Kualitas Kain
Bahan pakaian mempengaruhi kenyamanan dan ketahanannya. Dalam thrifting, pastikan kamu memeriksa jenis kain untuk memastikan pakaian tersebut awet dan nyaman dipakai.
-
Bahan yang Tahan Lama: Pilih pakaian yang terbuat dari bahan berkualitas, seperti katun, linen, wol, atau denim, karena bahan-bahan ini lebih awet dan mudah dirawat.
-
Hindari Bahan yang Mudah Rusak: Hindari pakaian yang terbuat dari bahan yang mudah kusut atau cepat rusak, seperti polyester atau rayon, kecuali jika pakaian tersebut dalam kondisi sangat baik.
-
Cek Kerapatan Kain: Periksa apakah kain tersebut rapat dan tidak mudah robek atau melar, karena pakaian dengan kain berkualitas rendah mungkin cepat rusak setelah beberapa kali dicuci.
4. Perhatikan Tren dan Gaya Pribadi
Meskipun thrifting adalah tentang menemukan barang unik dan vintage, pastikan pakaian yang kamu pilih sesuai dengan gaya pribadi dan tren yang sedang populer.
-
Temukan Pakaian Vintage yang Masih Relevan: Meskipun kamu mencari pakaian vintage, pastikan gaya atau desainnya masih relevan dengan tren fashion saat ini. Cari pakaian dengan potongan klasik atau timeless yang bisa dipadupadankan dengan gaya modern.
-
Eksperimen dengan Warna dan Pola: Jangan takut untuk mencoba warna-warna atau pola yang berbeda. Thrifting memberikan kesempatan untuk mengeksplorasi gaya yang lebih beragam tanpa mengeluarkan banyak uang.
5. Jangan Takut untuk Mengubah atau Memodifikasi Pakaian
Salah satu keuntungan besar dari thrifting adalah kesempatan untuk memodifikasi pakaian yang kamu beli. Jika kamu menemukan pakaian yang hampir sempurna tapi tidak sepenuhnya sesuai dengan keinginanmu, pertimbangkan untuk mengubahnya.
-
Pengecilan atau Pembesaran Ukuran: Jika pakaian terlalu besar atau kecil, kamu bisa membawanya ke penjahit untuk diperbaiki agar pas di tubuhmu.
-
Mengecat atau Memodifikasi Warna: Pakaian yang agak pudar atau warnanya tidak sesuai bisa diberi sentuhan baru dengan pewarna pakaian. Kamu juga bisa menambahkan aksen seperti patch atau bordir untuk memberikan nuansa baru pada pakaian.
-
Mengubah Potongan: Celana panjang yang terlalu panjang bisa dijadikan celana pendek, atau rok panjang bisa dipendekkan menjadi rok mini. Jangan ragu untuk berkreasi!
6. Pilih Barang yang Multifungsi
Pakaian yang kamu pilih harus mudah dipadupadankan dengan koleksi pakaian lainnya dalam lemari. Pilih barang yang dapat digunakan dalam berbagai kesempatan, baik untuk acara formal maupun kasual.
-
Basic Items: Pilihlah item dasar seperti kemeja putih, celana jeans, atau jaket kulit yang bisa digunakan untuk berbagai tampilan.
-
Padu Padan yang Mudah: Pastikan pakaian yang kamu beli mudah dipadukan dengan pakaian lain yang sudah kamu miliki. Ini akan membuat pakaian tersebut lebih fleksibel dan dapat digunakan lebih sering.
7. Cari di Tempat yang Tepat
Lokasi tempat kamu berbelanja thrifting juga sangat penting. Beberapa toko atau pasar barang bekas mungkin memiliki barang yang lebih berkualitas daripada yang lainnya. Cobalah untuk mencari toko-toko atau pasar bekas yang terpercaya dan populer di daerahmu.
-
Toko Thrift Online: Jika kamu tidak punya waktu untuk mengunjungi toko fisik, banyak toko thrift online yang bisa kamu kunjungi. Beberapa website bahkan menawarkan filter pencarian berdasarkan ukuran, merek, dan kondisi pakaian.
-
Tanya kepada Penjual: Jangan ragu untuk bertanya kepada penjual mengenai asal-usul barang atau kondisi pakaian. Penjual yang baik akan dengan senang hati memberi informasi tentang barang yang dijual.
BACA JUGA: Celana Levi’s Baggy: Menjadi Tren di Skena Fashion