Februari 27, 2025

Plazaermitaiztapalapa > Pasar Jantung Perekonomian

Perniagaan yang telah terjadi dari awal peradaban hingga kini tetap lesatari

2025-02-16 | admin4

Pasar Ikan Modern Muara Baru, Sentra Ikan Termurah

Pasar Ikan Modern (PIM) Muara Baru yang berlokasi di wilayah Jakarta Utara sekarang menjadi sentra perbelanjaan ikan segar yang paling dicari oleh masyarakat, lebih-lebih bagi mereka yang mencari produk ikan bermutu dengan harga yang relatif murah. Pasar ini tak cuma menawarkan daerah yang nyaman dan bersih, namun juga dilengkapi dengan fasilitas modern yang higienis.

PIM Muara Baru dibangun dengan tiga lantai dan dilengkapi bermacam fasilitas pensupport yang menyokong kesibukan jual beli ikan. Pasar ini menyediakan bermacam tipe ikan dengan mutu unggul yang didatangkan seketika dari kapal, sehingga kesejukan produknya terjaga.

“Macem-macem, ada tenggiri, bawal, tongkol, bentrong, banjar, kenyang gepeng, layang benggol,” ujar Rohim.

Kecuali menyediakan bermacam tipe ikan, Rohim juga membeberkan bahwa harga ikan di PIM Muara Baru bervariasi tergantung pada ketersediaan stok. Situasi ini menampilkan dinamika harga yang diberi pengaruh oleh pasokan ikan di pasar.

“Jikalau lagi kosong harganya naik, melainkan apabila lagi banyak, turun harganya. Ikan bawal tadinya 55 ribu kini 45 ribu, ada juga yang 30 ribu,” ujarnya.

Salah seorang pembeli yang rutin berbelanja di PIM Muara Baru untuk keperluan usahanya, Khairul memberikan alasan kenapa dia memilih pasar ini. Dia menyuarakan bahwa harga di pasar ikan ini betul-betul kompetitif, lebih-lebih bagi para pedagang yang mencari harga grosir untuk dipasarkan kembali.

“Pasar Ikan Modern Muara Baru tuh pasar terbesar se-Indonesia, jadi otomatis harganya paling murah sebab pasar terbesar, ikannya juga segar-segar,” ujar Khairul.

Khairul lazimnya membeli ikan dalam jumlah besar, menempuh 5 kwintal sampai 1 ton tiap kali berbelanja. Khairul juga menambahkan bahwa mutu ikan di PIM Muara Baru betul-betul bagus sebab letaknya yang dekat dengan laut dan seketika didatangkan dari kapal.

Kecuali menjadi sentra perbelanjaan ikan yang strategis, PIM Muara Baru juga diinginkan bisa memberikan imbas positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Pasar ini mempunyai potensi besar untuk meningkatkan produktivitas dan poin tambah produk perikanan, serta menyokong peningkatan angka konsumsi ikan nasional.

Kemauan besar juga dipersembahkan oleh Khairul supaya PIM Muara Baru terus berkembang dan menjadi destinasi utama bagi masyarakat yang mau menerima ikan segar dengan harga relatif murah. Dengan fasilitas yang modern dan harga yang kompetitif, PIM Muara Baru diinginkan bisa menarik lebih banyak pembeli dari bermacam kawasan, terutamanya dari Jabodetabek.

“Kemauan untuk penjual atau pasar ini, agar lebih maju lagi, lebih baik lagi mutu ikannya, sehingga dapat dibuat daerah belanja oleh orang se-Jabodetabek,” imbuhnya.

Dengan ketidakhadiran PIM Muara Baru, masyarakat mempunyai jalan masuk yang lebih gampang untuk menerima ikan segar dengan harga yang kompetitif. Pasar ini bukan cuma sekedar daerah berbelanja, namun juga menjadi salah satu pendukung utama dalam meningkatkan konsumsi ikan nasional dan menyokong pertumbuhan ekonomi lokal.

Pergi ke pasar ikan modern di muara baru tidak akan seru bila tidak bakar-bakaran ikan. bila tidak bermain di link https://synergysalonspatx.com/ Slot Di RAJAZEUS resmi terpercaya hari ini.

Baca Juga : Pasar Tradisional Legendaris di Indonesia

Share: Facebook Twitter Linkedin
2025-02-09 | admin4

Kisah Seram di Balik Nama Kampung Pecah Kulit

Jalan Pangeran Jayakarta yakni salah satu jalan tertua di Jakarta. Jalan itu, yang dahulu diketahui dengan nama Jacatraweg ini, kini menjadi salah satu jalan sibuk di kawasan barat Jakarta.

Banyaknya gedung perkantoran dan sentra perdagangan membikin jalan di kawasan hal yang demikian seolah tidak pernah mati. Tetapi, di balik kegiatan Jacatraweg masa sekarang, tersimpan sebuah kisah suram nan tragis.

Tepatnya di dekat Gereja Portugis Sion, tidak jauh dari Stasiun Jayakarta, sebelum menempuh Stasiun Kota. Di sana, eksekusi sanksi mati untuk seseorang yang dicap sebagai pemberontak oleh pemerintahan Batavia pernah terjadi, yang membuktikan sadisnya pemerintah kolonial dikala itu.

Tragedi angker itu malahan menjadi legenda turun-temurun di kalangan warga absah Betawi sampai dikala ini.

“Jadi dulu terdapat seorang pria keturunan Jerman. Ia tak jarang merampok demi menolong pribumi dikala masa pemerintahan Belanda. Sebab dianggap membahayakan. Ia dihukum mati,” sebut Supandi, salah seorang warga absah Betawi yang tinggal tidak jauh dari Jalan Pangeran Jayakarta.

Pria itu yaitu Pieter Erberveld, seorang warga blasteran Indo-Jerman yang dikala itu gencar memimpin konfrontasi kepada pemerintah Batavia. Sebagian catatan sejarah menyebut kebencian Erberveld pada Belanda sebab ketidakadilan pemerintah Batavia dalam kasus-kasus tanah di kawasan Pondok Bambu.

Sebagai salah seorang tuan tanah, Pieter Erberveld merasa dirugikan saat kolonial menyita ratusan hektare tanah miliknya, cuma sebab tanah hal yang demikian tak mempunyai izin dari pejabat berwajib.

Dalam konfrontasinya, Erberveld mendapatkan banyak simpati dan dukungan dari warga pribumi yang menyanggah keberadaan Belanda di Batavia. Pengaruh konfrontasinya, Pieter Erberveld mendapatkan sanksi tambahan dari pemerintah kota. Dia dikenakan denda berupa 3300 ikat padi yang semestinya dibayarkan terhadap pemerintah.

Kebencian yang kian menjadi-jadi ini menyebabkan relasi Pieter dengan warga Belanda di Batavia merenggang. Kendati demikian, sikap simpati justru dijelaskan warga pribumi.

Warga dikala itu betul-betul mensupport konfrontasi yang dikerjakan Erberveld. Apalagi sesudah dia sukses menjalin relasi dengan sebagian bangsawan di Kesultanan Banten.

Berita relasi Erberveld dengan Kesultanan Banten membikin pemerintah Belanda gerah. Maklum saja, dikala itu Kesultanan Banten yakni ancaman bagi keberadaan Belanda di Batavia.

Belanda kemudian menangkap Erberveld bersama puluhan pengikutnya. Sejarawan Betawi Ali Shahab menceritakan, tuduhan pemerintah terhadap Erberveld tidak tanggung-tanggung, hendak bertingkah makar kepada Kompeni pada malam pergantian tahun, 1 Januari 1722. Mereka juga dituduh akan membunuh seluruh orang Belanda di Batavia dikala pesta pergantian tahun.

Baca Juga : 2 Warung Buah di Jakarta Utara dengan Mutu dan Harga Terbaik

Sanksi Sadis Menanti

Erberveld dan para pengikutnya dicokok tiga hari sebelum agenda makar dalam suatu pertemuan di rumahnya, yang berdekatan dengan daerah eksekusi. Dia dikhianati salah seorang budaknya yang melapor ke VOC.

Kurang lebih empat bulan Pieter dipenjara. Sebelum alhasil dia dan kelompoknya dijatuhi sanksi mati pada 22 April 1722 atas instruksi Collage van Heemradeen Schepenen (Dewan Pejabat Tinggi Negara).

Berbeda dengan sanksi mati yang lazimnya dikerjakan pemerintah Batavia dengan memancung korban atau menggantungnya didepan Stadhuis, sanksi mati bagi Pieter Erberveld dilakukan di luar tembok Batavia sebelah selatan. Tepatnya di daerah yang kini bernama Kampung Pecah Kulit.

Dalam bukunya, Betawi, Queen Of East, Alwi Shahab mengatakan, pengerjaan sanksi mati itu dibeberkan betul-betul sadis, dikerjakan dengan menarik kedua tangan dan kaki, masing-masing diikat pada seekor kuda.

“Tubuh mereka seluruh dicacah dan jantungnya dicopot. Lalu badan mereka ditarik dengan empat ekor kuda yang berlari secara berlawanan ke empat penjuru, hingga pecah-pecah menjadi empat komponen,” tulis Alwi Shihab.

Kepala Pieter dipenggal dan ditancapkan di sebuah lembing. Kemudian oleh Belanda dihasilkan monumen yang dipancangkan di depan kediamannya.

“Monumen itu dimaksud sebagai peringatan bagi seluruh pihak, bahwa mereka yang berani melawan Belanda akan mengalami nasib sama,” sebut pria yang umum disapa Abah Alwi itu.

Ketika kedatangan Jepang pada 1942, tugu itu dihancurkan, namun prasastinya bisa diselamatkan. Replikanya kemudian didirikan kembali. Semenjak 1985, monumen itu dipindahkan ke Museum Prasasti Jakarta. Karena, daerah tugu itu berdiri dihasilkan ruang pamer kendaraan beroda empat.

Lama sesudah tragedi berdarah itu terjadi, daerah lokasi eksekusi kemudian diketahui dengan nama Kampung Pecah Kulit. Konon nama pecah kulit diambil dari penghilangan nyawa orang lain sadis Erberverld dan para pengikutnya, yang tubuhnya terpecah-pecah sebab eksekusi pemerintah Belanda.

Setelah membaca artikel tentang sejarah kalian juga bisa menghilangkan rasa penat dengan bermain slot depo 10k yang pastinya menguntungkan.

Share: Facebook Twitter Linkedin
2025-02-04 | admin4

2 Warung Buah di Jakarta Utara dengan Mutu dan Harga Terbaik

Warung buah di Jakarta Utara yang menawarkan mutu terbaik dengan harga yang kompetitif, pantas untuk keperluan sehari-hari. Warung buah ini menyampaikan opsi segar dan tempatnya yang nyaman.

Warung buah-buahan ini juga berkonsep modern, rapi, bersih, dan mutu buah-buahannya terjaga. Banyak keluarga yang rutin mengisi stok buah segar di rumah supaya keperluan vitamin harian tercukupi.

Saran Warung Buah di Jakarta Utara

Warung buah lazimnya menawarkan berjenis-jenis opsi buah pantas dengan musim dan ketersediaan. Warung buah juga menyediakan buah-buahan yang telah matang ataupun yang masih mentah.

Kecuali itu, sebagian kios buah juga menawarkan layanan tambahan seperti pembuatan jus buah segar, potongan buah siap saji, atau keranjang buah untuk hadiah. Warung buah kerap kali menjadi destinasi unggulan bagi para pembeli.

Para pengunjung kerap kali membeli untuk stok bahan makanan yang sehat, segar, dan bermutu tinggi untuk memenuhi keperluan nutrisi sehari-hari. Berikut 2 anjuran kios buah di Jakarta Utara ini menawarkan mutu terbaik dengan harga yang kompetitif.

1. Sempurna Buah Segar

Dikutip dari web sah Sempurna Buah Segar telah berdiri semenjak tahun 2003. Cabang pertamanya terletak di Kelapa Gading, Jakarta Utara dan kini telah tersebar di beragam kota di Indonesia.

Domisili lengkapnya di Jakarta Utara ialah di Kelapa Gading Boulevard Raya Blok L3, RT.9/RW.2, Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara. Warung buah ini buka tiap hari mulai pukul 08.00 – 22.30 WIB.

Di sini para pembeli dapat menemukan beragam macam buah, parcel buah, serta makanan dan minuman segar lainnya. Di Jakarta sendiri cabang Sempurna Buah Segar telah banyak.

Umpamanya di Thamrin, Rawamangun, Sunter, Angke, Fatmawati, dan Kemang. Warung ini memiliki semboyan sempurna pelayanan, sempurna mutu, sempurna team, dan sempurna penemuan kreatif.

2. Jakarta Fruit Market

Salah satu kios buah yang opsinya paling komplit dan segar bermutu yaitu Jakarta Fruit Market paling populer. Cabangnya sendiri dapat ditemukan di tempat Gajah Mada, Green Ville Jakarta Barat, dan juga Pluit Jakarta Utara.

Domisili lengkapnya di Jakarta Utara ialah di Jalan Pluit Putra Raya No 10, Jakarta Utara. Warung buah ini buka tiap hari mulai pukul 07.00 – 22.00 WIB. Konsepnya sendiri juga berupa supermarket yang luas dengan seluruh jenis buah dari mulai lokal ataupun impor.

Malahan opsinya tak cuma sebatas buah saja, tapi juga komplit dengan sayuran, makanan ringan, sampai sembako bermutu. Di sini juga tersedia jasa pembuatan parcel bagus buah ataupun peralatan makanan lainnya.

Demikianlah dua anjuran kios buah di Jakarta Utara ini menawarkan mutu terbaik dengan harga yang kompetitif, tepat untuk link https://farmersclassic.com/ keperluan sehari-hari.

Baca Juga : Pasar di Jakarta: Pusat Perdagangan Keanekaragaman Ekonomi

Share: Facebook Twitter Linkedin
2025-01-29 | admin4

Pasar di Jakarta: Pusat Perdagangan Keanekaragaman Ekonomi

Jakarta, sebagai ibu kota Indonesia, tidak hanya dikenal sebagai pusat pemerintahan dan bisnis, tetapi juga sebagai pusat perdagangan yang dinamis. Pasar-pasar di Jakarta menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat, karena mereka tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi barang dan jasa, tetapi juga mencerminkan budaya, gaya hidup, dan dinamika ekonomi kota ini. Dari pasar tradisional hingga pasar modern, setiap jenis pasar memiliki peranannya masing-masing dalam perekonomian Jakarta.

Pasar tradisional di Jakarta tetap menjadi pilihan utama bagi banyak orang yang mencari barang kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau. Pasar-pasar seperti Pasar Senen, Pasar Mayestik, dan Pasar Tanah Abang adalah contoh dari pasar tradisional yang masih ramai dikunjungi. Di sini, para pedagang menjual berbagai macam produk, mulai dari bahan makanan, pakaian, hingga barang-barang rumah tangga. Pasar-pasar ini bukan hanya tempat berbelanja, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang kental dengan nuansa budaya lokal.

Namun, perkembangan Jakarta juga telah membawa munculnya pasar-pasar modern yang lebih sesuai dengan gaya hidup perkotaan. Mall dan pusat perbelanjaan besar seperti Grand Indonesia, Plaza Indonesia, dan Pacific Place kini menjadi tempat favorit bagi mereka yang menginginkan kenyamanan dan kemudahan dalam berbelanja. Pasar modern carmeloshoerepairnyc.com ini menawarkan berbagai produk branded, fasilitas mewah, serta hiburan yang menarik. Meskipun demikian, pasar tradisional masih memiliki tempat khusus di hati banyak orang karena karakter dan keberagaman barang yang ditawarkan.

Jika Ingin Kuliner di Jakarta Datanglah pada tempat Pusat-Pusat Liburan

Selain itu, pasar di Jakarta juga memperlihatkan adanya segmen pasar yang lebih spesifik, seperti pasar kuliner dan pasar seni. Pasar-pasar kuliner seperti Pasar Santa dan Pasar Bendungan Hilir menyediakan beragam makanan lokal dan internasional yang menggugah selera. Para pengunjung tidak hanya datang untuk berbelanja bahan makanan, tetapi juga untuk menikmati berbagai hidangan khas daerah atau mencicipi makanan kekinian yang sedang tren. Pasar seni, seperti Pasar Seni Ancol, juga menjadi tempat bagi para seniman untuk memamerkan karya-karya mereka, sekaligus menjadi tempat hiburan bagi masyarakat yang ingin menikmati seni dan budaya.

Perkembangan teknologi dan e-commerce juga turut mempengaruhi pasar di Jakarta. Dengan semakin berkembangnya teknologi digital, belanja online menjadi tren yang tak terelakkan. Banyak pelaku usaha yang memanfaatkan platform e-commerce untuk menjangkau konsumen di seluruh penjuru Jakarta, bahkan Indonesia. Pasar digital ini menawarkan kemudahan berbelanja tanpa harus keluar rumah, sekaligus mempermudah para pelaku usaha dalam menjual produk mereka. Namun, meskipun e-commerce semakin berkembang, pasar fisik tetap memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian besar konsumen yang menikmati pengalaman berbelanja secara langsung.

Secara keseluruhan, pasar di Jakarta memainkan peran yang sangat vital dalam perekonomian dan kehidupan sosial kota ini. Dengan keberagaman jenis pasar, Jakarta menawarkan berbagai pilihan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mereka, baik itu melalui pasar tradisional yang kaya akan budaya atau pasar modern yang menawarkan kenyamanan. Dinamika pasar di Jakarta mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin berkembang, namun tetap mempertahankan nilai-nilai lokal yang menjadi identitas kota ini.

Share: Facebook Twitter Linkedin
2025-01-28 | admin4

Sejarah Phnom Penh Night Market Pusat Perbelanjaan Budaya

Phnom Penh Night Market, yang terletak di jantung ibu kota Kamboja, telah menjadi salah satu destinasi wisata utama bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Sebagai pasar malam yang berkembang pesat, Phnom Penh Night Market tidak hanya menawarkan berbagai barang dan kuliner, tetapi juga mencerminkan kehidupan malam khas Kamboja dengan budaya yang kental. Sejarah pasar malam ini dimulai pada awal 2000-an, ketika pemerintah dan para pengusaha setempat mulai melihat potensi besar dalam mengembangkan pasar malam sebagai pusat perdagangan dan pariwisata.

Pada awal berdirinya, Phnom Penh Night Market hanya berfokus pada perdagangan barang-barang lokal dan kerajinan tangan khas Kamboja, seperti perhiasan, pakaian, hingga aksesoris tradisional. Keberadaannya mulai dikenal luas karena pengunjung bisa mendapatkan barang-barang dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang baik. Pasar malam ini menawarkan pengalaman berbelanja yang unik, di mana para pengunjung bisa berjalan-jalan sambil menikmati atmosfer yang meriah dan santai, diiringi dengan musik dan aroma khas Kamboja yang menggoda.

Pada tahun 2010-an, Phnom Penh Night Market mulai berkembang menjadi destinasi wisata yang lebih modern dengan hadirnya berbagai makanan khas yang menggugah selera. Stand-stand makanan yang menjual hidangan lokal Kamboja seperti “nom banh chok” (mi khas Kamboja), sate kambing, dan berbagai jenis kue tradisional mulai menarik perhatian wisatawan internasional. Berbagai macam hidangan internasional juga mulai tersedia, memberikan pilihan yang lebih luas bagi pengunjung yang ingin menikmati kuliner dari berbagai negara. Kombinasi antara produk lokal dan internasional ini menjadi daya tarik utama yang membuat Phnom Penh Night Market semakin populer.

Selain Kuliner Dan Barang Unik Yang Tersedia Di Phnom Penh Nigh Market

Selain kuliner dan barang-barang unik, Phnom Penh Night Market juga menjadi tempat berkumpulnya masyarakat setempat. Pasar malam ini tidak hanya menarik para wisatawan, tetapi juga warga lokal yang datang untuk berbelanja, bersantai, atau sekadar menikmati waktu bersama keluarga dan teman-teman. Pada akhir pekan, pasar ini sering kali dipenuhi oleh pengunjung yang menikmati suasana santai sambil berjalan-jalan di bawah cahaya lampu yang berwarna-warni, menciptakan atmosfer yang sangat berbeda dengan pasar-pasar tradisional lainnya di Kamboja.

Seiring berjalannya waktu, Phnom Penh Night Market semakin berkembang dengan adanya fasilitas-fasilitas yang mendukung kenyamanan pengunjung, seperti tempat duduk yang nyaman, area hiburan, dan acara-acara spesial yang diadakan secara berkala. Pasar ini juga menjadi tempat yang sering digunakan untuk mengadakan festival budaya, musik, dan pertunjukan lokal yang menampilkan kekayaan seni dan budaya Kamboja. Hal ini menjadikan Phnom Penh Night Market tidak hanya sebagai tempat berbelanja, tetapi juga sebagai pusat kebudayaan yang merayakan tradisi Kamboja yang kaya.

Dengan sejarah yang terus berkembang dan menarik minat pengunjung dari berbagai belahan dunia, Phnom Penh Night Market kini menjadi https://triplecrownnc.com/ salah satu ikon pariwisata kota Phnom Penh. Bagi siapa saja yang mengunjungi Kamboja, pasar malam ini menawarkan pengalaman yang unik dan tak terlupakan, di mana wisatawan bisa merasakan langsung suasana kota Phnom Penh yang ramai, beragam, dan penuh warna. Pasar ini tidak hanya sekadar tempat berbelanja, tetapi juga menjadi representasi dari semangat dan keramahtamahan masyarakat Kamboja.

Share: Facebook Twitter Linkedin